Hati yang berjaga-jaga…

Dalam kita berjalan menuju kepada Allah s.w.t., yakni berjalan untuk keselamatan dunia akhirat dan untuk kebahagiaan yang abadi, sama jugalah seperti kita berjalan di dunia menuju suatu tujuan yang kita kehendaki.

Maksudnya kita tidak sunyi dari gangguan-gangguan, yang mengganggu kita supaya kita tidak sampai kepada maksud kita di samping diganggu oleh syaitan dan pengaruh hawa nafsu.

Berjaga-jaganya hati kita dari musuh-musuh tersebut, adalah suatu tingkat pada membawa kita untuk dapat bergerak, berjalan menuju keredhaan Allah s.w.t.

Jalan keluar agar suapaya hati kita bisa sedar, bisa jaga dan berjaga-jaga dari tipu daya musush-musuhnya adalah dengan selalu mendengar tuntunan-tuntunan agama, disamping mengamalkan tuntunan-tuntunan tersebut.

Dan tentulah pula pergaulan kita harus kita batasi, yakni dengan orang-orang yang tidak membawa kita kejalan yang sesat.

Apabila hati kita telah jaga, telah sadar dan sudah tidak lalai lagi dari musuh-musuhnya, pada ketika itu barulah hati kita mulai bersinar dan mengambil pelajaran dari kebaikan-kebaikan yang dilihat, meskipun kebaikan-kebaikan itu datangnya dari musuh-musuhnya sendiri.

Apabila hati telah bersih, dan bercahaya dengan iman, yakin dan ikhlas, maka banyaklah kebaikan-kebaikan yang dapat ditangkap oleh hati, sehingga hati memaksa anggota tubuh untuk mengamalkan kebaikan-kebaikan itu. Samaada kebaikan-kebaikan itu datangnya dari orang-orang seagama ataupun tidak

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Pena Penulis

  • Coretan Pena

    Assalamualaikum WBT
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Selamat Datang
    Welcome
    أهلا وسهلا ومرحبابكم
    Ke laman Rasmi Blog
    KHAIRUL ASYRAF MOHD NATHIR
    خير الأشرف محمد ناصر
    阿斯拉夫
    Sila klik View My Complete Profile

  • Panduan

  • Calender

    July 2009
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • galeri

  • Pelawat

    • 7,435 hits
  • Renungan

    "Wahai TuhanKu, Ilhamkanlah aku supaya tetap bersyukur dengan nikmatMU yang Engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku tetap mengerjakan Amal Soleh yang Engkau Redhai dan masukkanlah aku(dengan limpahan rahmatMU) dalam kumpulan hamba-hambaMU yang soleh"
  • Tazkirah

    "Tiga perkara yang barang siapa mendapatkanya terasalah dia akan kemanisan iman:
    1)Allah dan Rasul lebih dicintainya mengatasi yang lain
    2)Mencintai seseorang itu tidak kerana yang lain , melainkan kerana Allah.
    3)Benci untuk kembali kepada kekufuran sebagaimana dirinya benci untuk dicampakkan ke api neraka."

    (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

  • Rehlah Minda

    Imam Ghazali rhm Berkata:
    Barangsiapa mengaku empat perkara tanpa disertai dengan empat perkara yang lain, maka dia adalah pendusta. Barangsiapa mengaku cinta syurga tetapi tidak beramal dengan ketaatan, maka dia pendusta. Barangsiapa mengaku cintakan Nabi Muhammad saw tetapi tidak cinta kepada ulama dan fakir miskin, maka dia adalah pendusta. Barangsiapa yang mengaku cinta Allah tetapi keluh kesah dengan ujian-NYA, maka dia adalah pendusta.

  • KEJAYAAN PERLUKAN PENGORBANAN

    Engkau tidak sesekali akan dapat mencapai kebajikan dan kebaktian sebelum engkau mendermakan sebahagian daripada apa yang engkau sayangi
    (Ali Imran: 92)

  • Surah An-Nisa’

    ما أصابك من حسنة فمن الله وما
    أصابك من سيئة فمن نفسك

  • Peringatan

    "Dan barang siapa yang berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: ' Ya Rabbaku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya seorang yang melihat.' Allah berfirman:'Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini pum kamu dilupakan.
    (Taha: 126)

  • Info

    Sebenarnya manusia berada di dalam suatu pusingan roda yang dilalui oleh kemiskinan dan kekayaan, kelemahan dan kekuatan. Oleh itu, janganlah terpesona kerana bernasib baik dan janganlah berputus asa sekiranya bernasib buruk
    (Ahmad Syalabi)